Langsung ke konten utama

Pengelolaan Proses Bisnis


                                                                                                                                                            PENGELOLAAN PROSES BISNIS
       Pimpinan organisasi bertanggung jawab terhadap pengelolaan proses bisnis.
       Aktivitas pengelolaan (manajemen) dapat dikategorikan menjadi:
       perencanaan (planning),
       pelaksanaan (executing),
       pengawasan (controlling),
       penilaian (evaluating).
Tahap Perencanaan
       Pimpinan menentukan sasaran-sasaran bisnis.
       Pimpinan menentukan prioritas pada proses-proses bisnis yang ada.
       Pimpinan menyediakan blueprint untuk mencapai sasaran-sasaran tersebut.
       Pimpinan harus mengidentifikasi kesempatan-kesempatan dan resiko-resiko yang dihadapi perusahaan.
Tahap Pelaksanaan
       Pimpinan menjalankan rencana dengan membagi proses-proses bisnis menjadi beberapa aktivitas yang lebih kecil.
       Pimpinan menugaskan para bawahan untuk melaksanakan setiap aktivitas tersebut.
       Memotivasi para bawahan untuk melakukan tugas-tugasnya dengan baik.
       Rencana yang dibuat dengan jelas mungkin sekali akan dilaksanakan dengan baik.
Tahap Pengawasan
       Memeriksa hasil dari aktivitas-aktivitas yang dilakukan, atau dari keseluruhan proses bisnis, untuk melihat apakah sesuai dengan yang diharapkan.
       Pemeriksaan ini mungkin akan menyebabkan perubahan pada harapan yang ditetapkan, atau perubahan pada pelaksanaan aktivitas atau proses bisnis.
Tahap Penilaian
       Secara berkala, pimpinan akan menilai apakah proses-proses bisnis yang dilakukan berhasil mencapai tujuan-tujuan organisasi.
       Hasil dari penilaian tersebut digunakan untuk menyesuaikan rencana, tujuan, atau harapan.
Membuat Keputusan
       Inti dari pengelolaan adalah membuat keputusan.
       Pimpinan membuat berbagai keputusan saat melakukan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan penilaian.
       Pimpinan memerlukan informasi yang relevan dan tepat waktu untuk membuat keputusan yang baik.
       Sistem informasi dikembangkan untuk menyediakan informasi bagi para pimpinan.
Aktivitas-Aktivitas Manajemen
Proses-Proses Informasi
       Sistem informasi bertugas :
       ‘menangkap’ data tentang organisasi dan aktivitas-aktivitasnya,
       menyimpan dan memelihara data tersebut, serta
       menyiapkan laporan berarti bagi pimpinan.
       Ketiga aktivitas tersebut disebut “proses-proses informasi”.
Sistem Informasi dan Proses-Proses Informasi
Data
       Data adalah masukan ke dalam sistem informasi.
       Data merupakan fakta tentang aktivitas bisnis dan proses bisnis.
       Pada umumnya data tidak berguna dalam pembuatan keputusan.
Informasi
       Sistem informasi ‘menangkap’ data, menyimpannya, menggabungkannya, meringkasnya, dan mengelompokkannya menjadi informasi yang berarti bagi pimpinan untuk membuat keputusan.
       Informasi dapat didefinisikan sebagai data yang telah memiliki arti bagi para penerimanya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengantar Akuntansi, Teknologi Informasi, dan Solusi Bisnis

Pengantar Akuntansi, Teknologi Informasi, dan Solusi Bisnis Value (Nilai) •        Sifat dasar dan tujuan dari suatu organisasi adalah menciptakan nilai . •        Organisasi menciptakan nilai dengan menyediakan barang dan jasa yang diinginkan oleh pelanggannya. •        Contoh: pabrikan otomotif menciptakan nilai dengan memproduksi mobil yang aman, nyaman, dan handal untuk mengangkut penumpang. Cost (Biaya) •        Untuk menciptakan nilai diperlukan biaya (cost) . •        Contoh: untuk memproduksi mobil, pabrikan harus membayar berbagai macam sumber daya, seperti bahan baku dan tenaga kerja. Margin •        Margin merupakan selisih antara nilai dengan biaya. •        Konsep penciptaan nilai berlaku pada organisasi berorientasi profit dan organisasi no...

Enterprise Resources Planning (ERP)

Enterprise Resources Planning (ERP) Pengertian ERP •        ERP adalah s ist e m terintegrasi yang mempunyai tujuan merangkum bisnis proses yang berjalan sehingga menjadi satu kolaborasi yang efisien dan efektif •        S ist e m ERP didukung dengan teknologi informasi dan dapat menghasilkan informasi yang menunjang perusahaan menjadi lebih kompetitif. Contoh ERP •        Kasus pada Proses Bisnis P roduksi : –       J adwal produksi , bahan mentah yang ada, dan kebutuhan produk yang akan diproduksi harus dilakukan secara effisien dan effektif . •        Efisien adalah dari segi waktu dan efektif dari segi optimasi dalam proses produksi dimana sebagai contoh meminimalkan Work In Process ( WIP). 6 Proses Bisnis Utama di ERP Menurut Michael D dan Robert J. Vokura , B usiness process pada ERP ada 6 bagian yaitu : • ...

Pengantar Akuntansi, Teknologi Informasi, dan Solusi Bisnis

Pengantar Akuntansi, Teknologi Informasi, dan  Solusi Bisnis Value (Nilai) •        Sifat dasar dan tujuan dari suatu organisasi adalah menciptakan nilai. •        Organisasi menciptakan nilai dengan menyediakan barang dan jasa yang diinginkan oleh pelanggannya. •        Contoh: pabrikan otomotif menciptakan nilai dengan memproduksi mobil yang aman, nyaman, dan handal untuk mengangkut penumpang. Cost (Biaya) •        Untuk menciptakan nilai diperlukan biaya (cost) . •        Contoh: untuk memproduksi mobil, pabrikan harus membayar berbagai macam sumber daya, seperti bahan baku dan tenaga kerja. Margin •        Margin merupakan selisih antara nilai dengan biaya. •        Konsep penciptaan nilai berlaku pada organisasi berorientasi profit dan organis...